Page 1 of 1

TNA - Kepemimpinan Ketua Tim - KemenPPN/Bappenas

Halo! đź‘‹ Sebelum sesi training Kepemimpinan untuk Ketua Tim bersama Satu Persen dimulai, mohon kesediaannya untuk mengisi asesmen awal ini. Ceritakan dengan jujur dan bebas, tidak ada jawaban benar atau salah. Jawaban Anda akan kami gunakan untuk menyiapkan materi yang paling pas dengan kebutuhan Anda. Catatan keamanan: data pada form ini bersifat rahasia dan hanya digunakan untuk kebutuhan training. Terima kasih!

A. Profil Peserta

NAMA LENGKAP — HURUF KAPITAL SEMUA, SESUAI KTP/SK (untuk cetak sertifikat, isi dengan teliti)

Ketik Ulang Nama Anda (harus sama persis dengan di atas)

Direktorat / unit

Usia

Sebelumnya, sudah pernah menjadi ketua tim atau leader?

A
B

Berapa lama Anda menjadi ketua tim?

A
B
C
D

Berapa jumlah anggota tim Anda saat ini?

Apakah Anda memimpin anggota yang lebih senior dari Anda (masa kerja/jenjang)?

A
B

B. Keseharian Anda sebagai Ketua Tim

Ceritakan satu pekan paling kewalahan yang pernah Anda alami sebagai ketua tim. Apa yang terjadi?

Bagian mana dari pekerjaan Anda yang paling sering membuat Anda tidak tenang atau bingung?

Kapan terakhir kali Anda merasa 'saya tidak tahu harus berbuat apa' sebagai ketua tim? Ceritakan.

Apa yang paling sering menjadi sumber masalah dengan tim atau unit lain?

Kalau Anda boleh minta bantuan untuk satu hal, apa hal itu?

C. Cara Anda Menangani

Bagaimana biasanya Anda membagi pekerjaan ke anggota tim? Apa yang dirasa sulit dari cara Anda sekarang?

Bagaimana biasanya Anda menanggapi ketika dua pimpinan memberi permintaan sekaligus? Ceritakan yang pernah terjadi.

Bagaimana biasanya Anda menyampaikan kalau pekerjaan anggota tim tidak sesuai harapan? Apa yang terjadi setelahnya?

Bagaimana Anda biasanya memastikan pekerjaan antar tim atau antar unit berjalan selaras?

D. Harapan & Format

Kalau besok ada pelatihan kepemimpinan, kemampuan apa yang paling ingin Anda bawa pulang?

Situasi atau kasus nyata apa yang paling ingin Anda diskusikan bersama ketua tim lain?

Cara belajar seperti apa yang paling membantu Anda?

A
B
C
D

Pernah ikut pelatihan kepemimpinan sebelumnya? Apa yang berkesan dan yang tidak?

Komentar atau saran lain yang ingin Anda sampaikan.

E. Pre-Test: Dilema Kepemimpinan

Isi dengan jujur sesuai yang paling mungkin Anda lakukan di situasi nyata, bukan jawaban yang “kedengarannya benar” secara teori. Tidak ada jawaban yang dinilai benar/salah untuk Anda pribadi, hasil tidak dibagikan ke siapa pun. ±10 menit.

1. Anda baru dilantik jadi ketua tim. Salah satu anggota tim Anda usianya lebih tua dan pengalaman kerjanya lebih lama dari Anda. Saat rapat, dia menyampaikan pendapat yang berbeda dari arahan Anda, dengan nada agak menyepelekan. Anda…

A
B
C
D

2. Anda mendelegasikan satu tugas penting ke anggota tim, tenggat 1 minggu. Sudah 4 hari berlalu dan Anda belum tahu progresnya. Anda…

A
B
C
D

3. Atasan Anda marah besar soal sebuah laporan yang terlambat, di depan Anda. Anda tahu keterlambatan itu sebenarnya karena satu anggota tim Anda sedang kewalahan. Setelah rapat itu selesai, Anda…

A
B
C
D

4. Pimpinan meminta Anda mengerjakan tugas tambahan mendadak, padahal tim Anda sedang fokus mengejar tenggat lain yang juga penting. Anda…

A
B
C
D

5. Anda perlu memberi tahu satu anggota tim bahwa hasil kerjanya minggu ini kurang sesuai standar. Cara paling tepat…

A
B
C
D

6. Salah satu anggota tim Anda konsisten menunjukkan kinerja bagus selama beberapa bulan terakhir, tapi Anda tidak punya wewenang memberi insentif finansial tambahan. Anda…

A
B
C
D

7. Anda perlu mendelegasikan tugas menyusun draf laporan ke salah satu anggota tim. Instruksi yang paling tepat…

A
B
C
D

8. Sebulan setelah pelatihan ini, cara paling realistis untuk memastikan yang Anda pelajari benar-benar dipraktikkan adalah…

A
B
C
D

F. Penilaian Diri

1 = sangat tidak seperti saya, 5 = sangat seperti saya. Pilih yang paling sesuai dengan diri Anda saat ini.

Saya bisa memimpin anggota tim yang lebih senior tanpa kehilangan rasa hormat maupun arah kerja

A
B
C
D
E

Saya melakukan checkpoint rutin ke anggota tim, bukan hanya menunggu sampai tenggat

A
B
C
D
E

Saya bisa mengelola emosi saya sendiri sebelum menyampaikannya ke tim

A
B
C
D
E

Saya bisa menolak atau menegosiasikan permintaan pimpinan dengan cara yang tetap hormat

A
B
C
D
E

Saya bisa memberi feedback yang jelas dan berbasis fakta, bukan menyerang orangnya

A
B
C
D
E

Saya punya cara memotivasi anggota tim meski tanpa insentif finansial tambahan

A
B
C
D
E

Saya bisa memberi instruksi kerja yang jelas (spesifik, terukur, ada tenggat) supaya anggota tim tidak bingung

A
B
C
D
E

Saya punya cara memastikan keterampilan kepemimpinan yang saya pelajari benar-benar saya praktikkan, bukan cuma jadi catatan

A
B
C
D
E